WAJO SULSEL– Langkah kecil yang digerakkan dengan ketulusan sering kali melahirkan perubahan besar.
Semangat itulah yang mewarnai penyerahan armada motor sampah roda tiga kepada Polres Wajo sebagai bentuk penguatan Gerakan PISOTA’ (Pilah Sampah, Olah Sampah, Tanami Pekarangan), sebuah gerakan yang mengajak masyarakat mencintai bumi melalui aksi nyata.
Penyerahan armada tersebut dilaksanakan di Mapolres Wajo dan secara simbolis diterima langsung oleh Kapolres Wajo, AKBP Douglas Mahendrajaya, S.H., S.I.K., M.I.K., M.Tr.Opsla. Kehadiran armada itu bukan sekadar menambah sarana operasional, tetapi juga menjadi simbol tumbuhnya sinergi antara Polres Wajo dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo dalam membangun budaya peduli lingkungan.Senin (3/8).
Kapolres Wajo menyampaikan bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Menurutnya, keterlibatan Bhabinkamtibmas sebagai Penggerak Cinta Lingkungan menjadi wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Wajo, Andi Fakhrul Rijal, mengapresiasi komitmen Polres Wajo dalam mendukung Gerakan PISOTA’. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menjaga lingkungan tidak dapat diwujudkan oleh satu pihak semata, melainkan melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Kolaborasi adalah kunci. Ketika pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat berjalan seiring, maka cita-cita mewujudkan Kabupaten Wajo yang bersih, sehat, dan berkelanjutan bukan lagi sekadar harapan, melainkan tujuan yang dapat dicapai bersama,” ujarnya.
Usai peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, seluruh Penggerak Cinta Lingkungan (PCL) dijadwalkan mengikuti pembekalan guna memperkuat pengetahuan dan keterampilan dalam mengedukasi masyarakat mengenai pengelolaan sampah serta pelestarian lingkungan.
Melalui semangat gotong royong dan kepedulian, armada motor sampah roda tiga diharapkan menjadi kendaraan yang mengangkut lebih dari sekadar sampah. Ia membawa harapan, menggerakkan perubahan, dan menumbuhkan kesadaran bahwa lingkungan yang bersih adalah warisan terbaik bagi generasi yang akan datang.Semoga sinergi antara Polres Wajo, Dinas Lingkungan Hidup, TNI, dan masyarakat terus menguat sehingga Gerakan PISOTA’ menjadi budaya yang hidup di setiap sudut Kabupaten Wajo.
