Kapolda Sulsel bersama Gubernur Resmi Buka dan Lepas Peserta Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V

MAKASSAR – Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V Tahun 2026 resmi dibuka oleh Kapolda Sulawesi Selatan Irjen. Pol. Djuhandani Rahardjo Puro bersama Gubernur Sulawesi Selatan Andi Amran Sulaiman, bertempat di Lapangan SPN Polda Sulsel, Kota Makassar, Jumat (28/08/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Jelajah Alam, Peduli, Wujudkan Ketahanan Pangan dan Hadirkan Manfaat Nyata bagi Masyarakat” tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia serta Hari Bhayangkara Tahun 2026.

Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V tidak hanya menjadi ajang olahraga dan otomotif, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, sekaligus menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat melalui kegiatan sosial dan kepedulian terhadap ketahanan pangan.

Dalam laporannya, Ketua Panitia Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V, KBP Dr. Pria Budi, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut diikuti sekitar 500 peserta yang berasal dari berbagai komunitas dan kalangan pecinta olahraga offroad.

“Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Hari Bhayangkara Tahun 2026. Selain sebagai sarana olahraga dan silaturahmi, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan ketahanan pangan,” ujar KBP Dr. Pria Budi.

Peserta akan mengikuti rute lintasan offroad yang telah disiapkan panitia dengan melewati sejumlah kawasan dan medan yang menantang. Rute tersebut dirancang tidak hanya untuk menguji kemampuan peserta, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi alam dan wilayah Sulawesi Selatan.

Adapun Rute lintasan yakni, Start Lapangan SPN Polda Sulsel kemudian menuju ke Lappalona Barru kemudian melanjutkan ke Kabupaten Sidenreng Rappang dan Finis di Kota Parepare.

Kapolda Sulsel Irjen. Pol. Djuhandani Rahardjo Puro dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Bhayangkara Offroad Merdeka merupakan momentum untuk memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat.

Menurutnya, kegiatan olahraga seperti offroad harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan, bukan sekadar menjadi kegiatan rekreatif.

“Kita ingin kegiatan ini tidak berhenti pada olahraga dan hobi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kepedulian, mempererat kebersamaan dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Semangat kemerdekaan harus kita wujudkan melalui kegiatan yang positif dan produktif,” ungkap Kapolda Sulsel.

Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk tetap mengutamakan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.

“Jadikan kegiatan ini sebagai sarana silaturahmi, menjaga kekompakan dan kebersamaan. Yang paling utama adalah keselamatan. Patuhi ketentuan dan arahan panitia serta tetap menjaga kelestarian lingkungan,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Amran Sulaiman mengapresiasi pelaksanaan Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V Tahun 2026. Ia menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperkuat kolaborasi sekaligus memperkenalkan potensi alam Sulawesi Selatan.

Gubernur Sulsel juga mengimbau seluruh peserta agar menjaga ketertiban, keselamatan dan kebersihan lingkungan selama kegiatan berlangsung.

“Mari kita jaga alam, jangan merusak lingkungan dan tetap mengedepankan keselamatan. Kegiatan seperti ini harus memberikan dampak positif, baik bagi masyarakat maupun daerah. Semangat kebersamaan dan gotong royong harus terus kita hidupkan,” Ajak Andi Amran Sulaiman.

Bhayangkara Offroad Merdeka Seri V Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi momentum memperkuat semangat kemerdekaan, meningkatkan kepedulian sosial, mendorong ketahanan pangan serta mempererat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, komunitas dan masyarakat.

“Melalui kegiatan tersebut, semangat “Merdeka, Bersinergi dan Bermanfaat diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Selatan”, Harapnya.

Exit mobile version