Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Soppeng melaksanakan kegiatan Police Go To School di SMP Negeri 1 Watansoppeng dan MAN 1 Watansoppeng, Kelurahan Botto, Kecamatan Lalabata, Kabupaten Soppeng. Selasa, 6 Oktober 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.30 WITA tersebut dipimpin Kasat Binmas Polres Soppeng Iptu Andri Hermansyah, S.Sos., M.Si., didampingi KBO, Kaur Mintu serta para Kanit Sat Binmas.
Di SMP Negeri 1 Watansoppeng, personel Sat Binmas menyampaikan sosialisasi terkait penerimaan peserta didik SMA Kemala Taruna Bhayangkara Tahun Ajaran 2027/2028 kepada siswa kelas IX.
Dalam sosialisasi tersebut, para siswa diberikan informasi mengenai kesempatan untuk mengikuti proses penerimaan yang telah dibuka sejak 28 September hingga 28 Oktober 2026. Personel juga memberikan pendampingan kepada siswa yang berminat agar dapat melakukan pendaftaran secara daring.
Sementara itu, kegiatan di MAN 1 Watansoppeng diarahkan pada pembinaan dan penyuluhan kepada para pelajar mengenai pentingnya menghindari berbagai bentuk kenakalan remaja, khususnya perundungan, tawuran dan aksi balap liar.
Kasat Binmas Iptu Andri Hermansyah menyampaikan pembinaan tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian membangun kesadaran pelajar agar mampu menjaga diri, menghargai sesama dan tidak mudah terlibat dalam perilaku yang dapat merugikan masa depan.
Kapolres Soppeng AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa kegiatan Police Go To School tidak hanya menjadi sarana penyampaian pesan Kamtibmas, tetapi juga merupakan bentuk pendekatan kepolisian kepada generasi muda di lingkungan pendidikan.
“Sekolah merupakan salah satu ruang penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, kehadiran Polri di tengah pelajar harus mampu memberikan pemahaman, membangun kesadaran dan mendorong mereka untuk mengambil pilihan yang positif bagi masa depannya,” ujar Kapolres.
Menurutnya, pencegahan kenakalan remaja membutuhkan keterlibatan bersama antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua dan para pelajar itu sendiri.
“Anak-anak kita perlu diarahkan sejak dini agar memahami dampak dari perundungan, tawuran maupun balap liar. Kami mengajak para pelajar untuk tidak sekadar menghindari pelanggaran, tetapi juga berani menjadi bagian dari lingkungan sekolah yang saling menghargai dan menjaga,” tambahnya.
Kapolres juga mengapresiasi jajaran Sat Binmas yang terus membangun komunikasi langsung dengan kalangan pelajar melalui kegiatan pembinaan di sekolah.
