Palopo – Satlantas Polres Palopo terus mengintensifkan patroli dan penindakan terhadap aksi balap liar yang masih kerap dilakukan oleh kalangan remaja di sejumlah ruas jalan Kota Palopo.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Palopo yang dipimpin langsung Kasat Lantas Polres Palopo, AKP Dedy Kurniawan.
Patroli rutin dilaksanakan di sejumlah titik rawan balap liar, seperti kawasan Stadion Lagaligo, Masjid Jami, Jalan Kartini, Pasar Sentral, terminal, dan beberapa ruas jalan lainnya.
Personel disiagakan sejak dini hari, mulai pukul 01.00 Wita hingga menjelang subuh, guna mengantisipasi aktivitas yang membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Pada Minggu dini hari, 14 Juni 2026, sekitar pukul 01.00–02.00 Wita, petugas kembali berhasil mengamankan tiga unit sepeda motor yang diduga digunakan dalam aksi balap liar.
Penindakan dilakukan saat patroli berlangsung di sejumlah lokasi rawan.
Meski cuaca saat itu diguyur hujan, aksi balap liar tetap ditemukan. Kondisi ini menunjukkan masih adanya remaja yang nekat melakukan aktivitas berbahaya tanpa mempertimbangkan risiko keselamatan diri maupun pengguna jalan lainnya.
Menurut Satlantas, mayoritas pelaku masih berstatus pelajar tingkat SMP hingga SMA dan sebagian berasal dari luar Kota Palopo.
Kendala yang dihadapi petugas di lapangan antara lain para pelaku yang cepat membubarkan diri saat mengetahui kehadiran polisi serta berpindah-pindah lokasi.
Selain penindakan, Satlantas Polres Palopo juga terus melakukan upaya pencegahan melalui sosialisasi dan penyuluhan di sekolah-sekolah guna memberikan pemahaman tentang bahaya serta konsekuensi hukum balap liar.
Balap liar merupakan pelanggaran lalu lintas sebagaimana diatur dalam Pasal 115 huruf b UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.
Sementara sanksinya diatur dalam Pasal 297, dengan ancaman pidana kurungan paling lama satu tahun atau denda maksimal Rp3 juta.
Satlantas Polres Palopo mengimbau para orang tua untuk lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya, terutama pada malam hari, agar tidak terlibat dalam aktivitas yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain.
“Kami berharap peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anaknya. Dengan pengawasan bersama, aksi balap liar dapat diminimalisir sehingga keamanan dan keselamatan berlalu lintas tetap terjaga,” ujar Kasat Lantas Polres Palopo.***
