LUWU – Upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pasca terjadinya tawuran kelompok di wilayah Walenrang dan Lamasi terus dilakukan jajaran Polres Luwu melalui pendekatan humanis dan musyawarah bersama masyarakat.
Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Musyawarah Kamtibmas Pasca Tawuran Kelompok yang dilaksanakan di Aula Pertemuan Kediaman Wakil Bupati Luwu, Kecamatan Walenrang, Minggu (17/5/2026).
Kegiatan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu dan dihadiri mewakili Kapolres Luwu oleh Wakapolres Luwu Kompol Misbahuddin bersama jajaran pejabat utama Polres Luwu, beberapa anggota DPRD, para camat, kepala desa, tokoh masyarakat, kepala sekolah SMP, SMa wilayah Walenrang dan Lamasi, serta masyarakat setempat.
Dalam sambutannya, Wakapolres Luwu menyampaikan pesan Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu yang berhalangan hadir karena sedang melaksanakan tugas kedinasan yang tidak dapat ditinggalkan di Makassar.
“Kapolres Luwu menyampaikan permohonan maaf karena belum sempat hadir langsung bersama masyarakat Walmas. Namun beliau menitipkan pesan agar seluruh elemen masyarakat tetap menjaga persaudaraan, tidak mudah terprovokasi, dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman serta kondusif,” ujar Kompol Misbahuddin.
Dalam forum tersebut, Wakapolres Luwu menjelaskan bahwa faktor pemicu tawuran kelompok diantaranya pengaruh minuman keras, kurangnya pengawasan orang tua, serta minimnya kontrol terhadap aktivitas para remaja di malam hari.
Ia juga menegaskan bahwa Polres Luwu akan terus hadir di tengah masyarakat melalui penguatan Tim UKL di wilayah rawan serta mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas untuk melakukan pendekatan dan pembinaan kepada masyarakat maupun para pemuda.
“Bapak Kapolres menegaskan bahwa Polri tidak bisa bekerja sendiri. Dibutuhkan keterlibatan seluruh pihak, mulai dari pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, orang tua hingga para kepala desa untuk mencegah kembali terjadinya tawuran kelompok,” lanjutnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Luwu menegaskan bahwa keamanan wilayah Walmas merupakan tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Ia juga mengingatkan bahwa pihak luar yang datang dan memicu kekacauan di wilayah Walmas akan menjadi perhatian serius apabila terbukti mengganggu stabilitas keamanan daerah.
Dalam arahannya, Wakil Bupati Luwu juga menegaskan agar Surat Edaran Bupati Luwu terkait penerapan jam malam bagi pelajar benar-benar dilaksanakan secara serius di seluruh wilayah. Menurutnya, pelajar tidak diperbolehkan lagi berkeliaran di luar rumah melewati pukul 22.00 Wita.
“Jam malam bagi pelajar harus menjadi pondasi bersama dalam menjaga anak-anak kita agar tidak terlibat tawuran maupun pergaulan negatif. Peran orang tua sangat penting untuk memastikan anaknya sudah berada di rumah. Kalau sampai jam tersebut belum pulang, maka orang tua juga harus aktif mencari keberadaan anaknya,” tegasnya.
Dalam sesi dialog dan sharing bersama masyarakat, sejumlah kepala desa di wilayah Walenrang dan Lamasi turut menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Polres Luwu dalam meredam situasi pasca tawuran kelompok.
Para kepala desa menilai keberadaan Tim UKL yang dibentuk oleh Kapolres Luwu AKBP Adnan Pandibu, sangat membantu masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah, khususnya pada malam hari di titik-titik rawan.
Mereka juga mengapresiasi langkah humanis Polres Luwu yang mengedepankan musyawarah, pendekatan persuasif, dan pembinaan terhadap para pemuda dibandingkan tindakan represif.
Sebagai tindak lanjut, Wakil Bupati Luwu juga menjadwalkan pertemuan lanjutan dengan menghadirkan desa-desa yang warganya terlibat tawuran kelompok, termasuk para pemuda yang terindikasi terlibat guna dilakukan mediasi dan upaya perdamaian.
Musyawarah tersebut menjadi gambaran kuat bahwa menjaga keamanan daerah bukan hanya tugas aparat, tetapi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Di tengah suasana yang sempat memanas akibat tawuran kelompok, hadirnya ruang dialog, kepedulian para kepala desa, serta sinergi antara pemerintah daerah dan Polres Luwu menjadi harapan baru bagi terciptanya Walmas yang aman, damai, dan kembali dipenuhi semangat persaudaraan.
