POLRES KEP SELAYAR-Polres Kepulauan Selayar terus mengoptimalkan pembinaan terhadap 75 siswa Latja SPN Polda Sulawesi Selatan dengan menekankan aspek kedisiplinan, fisik, mental, dan rohani selama pelaksanaan latihan kerja. Pembinaan tersebut dilaksanakan secara terstruktur melalui berbagai kegiatan harian di lingkungan Mako Polres serta di tempat ibadah, Minggu (26/4/2026).
Dalam pelaksanaannya, para siswa Latja mengikuti pembinaan fisik melalui olahraga rutin pagi dan sore hari yang dipandu langsung oleh instruktur dan mentor. Selain itu, pembinaan mental dan rohani juga diberikan melalui kegiatan ibadah, baik di Masjid Agung Al-Umaraini maupun di lingkungan Mako Polres bagi siswa yang beragama Nasrani.
Kabag SDM Polres Kepulauan Selayar Kompol Hendra Suyanto, S.Sos., M.H., menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pembinaan tersebut merupakan bagian dari upaya membentuk karakter dan kesiapan siswa sebelum terjun sebagai anggota Polri di tengah masyarakat.
“Pembinaan ini kami fokuskan pada pembentukan disiplin, ketahanan fisik, serta keseimbangan mental dan rohani. Hal ini penting agar para siswa tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas dan kepribadian yang kuat sebagai anggota Polri,” ujar Kompol Hendra.
Ia menambahkan, selama pelaksanaan Latja, para siswa juga akan mendapatkan materi praktik dari berbagai fungsi kepolisian, antara lain Intelkam, Lalu Lintas, Reserse Kriminal, dan Samapta, termasuk ilmu teknis kepolisian lainnya yang relevan dengan tugas di lapangan. Seluruh kegiatan tersebut telah dijadwalkan secara sistematis dengan melibatkan panitia serta mentor dari masing-masing fungsi.
Sementara itu, Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan, S.I.K., S.H., M.Tr. Mil., menyampaikan pesan khusus kepada para Siswa dan menekankan pentingnya memanfaatkan momentum latihan kerja sebagai sarana pembentukan jati diri anggota Polri yang profesional dan berintegritas. Ia mengingatkan agar seluruh siswa mengikuti setiap tahapan pembinaan dengan penuh kesungguhan dan disiplin tinggi.
“Manfaatkan kesempatan Latja ini untuk belajar sebanyak-banyaknya, baik dari sisi teknis kepolisian maupun pembentukan sikap dan perilaku. Kedisiplinan, tanggung jawab, serta etika dalam bertugas harus mulai ditanamkan sejak sekarang,” tegas Kapolres.
Dengan pembinaan yang menyeluruh tersebut, diharapkan para siswa Latja SPN Polda Sulsel mampu memahami secara utuh dinamika tugas kepolisian serta siap menjalankan peran sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat secara profesional.
(HUMAS POLRES)
