MAKASSAR – Kapolrestabes Makassar Kombes Pol. Arya Perdana, S.H., S.I.K., M.Si., kembali melaksanakan program Safari Subuh di Masjid Alauddin, Jalan Veteran Utara, Kota Makassar, Rabu (22/7/2026).
Turut mendampingi Kapolrestabes Makassar di antaranya Kabag Log Polrestabes Makassar AKBP Muh. Haris Welong, S.Pd., Kasat Binmas AKBP Darwis, S.E., M.H., Kasat Pam Obvit AKBP Dr. H. Nasaruddin, S.H., M.M., Kasi Propam, Kasi Humas Kompol Ramli, S.Sos., M.M., Kasi Dokkes AKP Tamsil, SKM, Kapolsek Makassar Kompol Mustari, S.H., M.M., serta para kanit dan personel Polsek Makassar.
Dalam sambutannya, Kapolrestabes Makassar menyampaikan bahwa program Safari Subuh atau Subuh Keliling merupakan salah satu upaya Polrestabes Makassar untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Program tersebut telah berjalan selama satu tahun enam bulan dan menjangkau berbagai kecamatan serta kelurahan di Kota Makassar.
Kombes Pol Arya menjelaskan, waktu subuh dipilih karena merupakan waktu yang penuh keberkahan sekaligus saat kondisi pikiran masih segar sehingga diharapkan pesan-pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat.
Ia juga mengungkapkan bahwa situasi kamtibmas di Kota Makassar dalam satu bulan terakhir relatif aman dan kondusif. Menurutnya, kasus perang kelompok maupun aksi unjuk rasa mengalami penurunan, meski masih ditemukan satu hingga dua kejadian yang melibatkan oknum tertentu.
Meski demikian, Kapolrestabes menekankan pentingnya peran keluarga dalam mencegah anak-anak terlibat dalam tindakan yang melanggar hukum, khususnya penyalahgunaan panah busur yang belakangan masih menjadi perhatian aparat kepolisian.
Menurutnya, sekitar 75 persen pelaku kejahatan panah busur merupakan anak berusia 12 hingga 15 tahun. Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena mereka masih berada dalam perlindungan Undang-Undang Perlindungan Anak, sehingga pendekatan pembinaan dan pengawasan keluarga menjadi sangat penting.
“Peran orang tua sangat kami harapkan untuk mengawasi anak-anak agar tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum dan membahayakan, seperti membawa atau memainkan panah busur. Personel kepolisian memiliki keterbatasan, sehingga dukungan masyarakat menjadi kunci dalam menjaga keamanan Kota Makassar,” ujar Kombes Pol. Arya Perdana.
Selain itu, Kapolrestabes juga mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Menurutnya, penyebaran berita bohong atau hoaks dapat memicu keresahan bahkan mengganggu situasi keamanan yang telah kondusif.
“Kita juga mesti waspada terhadap media sosial dan berita hoaks. Saya mengimbau setiap berita atau gambar yang masuk di handphone benar-benar disaring sebelum dibagikan. Lihat dulu kebenarannya. Kalau beritanya salah, jangan dibagikan karena bisa menjadi fitnah dan ada konsekuensi pidananya,” tegas Kapolrestabes.
Di akhir penyampaiannya, Kombes Pol Arya mengakui institusi Polri masih terus berbenah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ia membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan kritik, saran, dan masukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.
Safari Subuh tersebut ditutup dengan dialog bersama jamaah sambil menikmati kopi yang telah disediakan pengurus masjid dan dimanfaatkan sebagai wadah menyerap aspirasi serta memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Makassar.







































































