TRIBRATANEWSLUWU.CO.ID | LUWU — Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Luwu menjadi tantangan tersendiri bagi masyarakat, khususnya para petani. Keterbatasan pasokan air membuat sejumlah persawahan membutuhkan perhatian dan penanganan agar tanaman warga tetap dapat dipertahankan.
Menjawab keluhan masyarakat, Polres Luwu bergerak memberikan bantuan air untuk mengaliri persawahan warga di Senga, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Senin (24/8/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres Luwu Kompol Misbahuddin, S.H., Kabag Logistik AKP Cecep Hudaya, S.Sos., Kasat Binmas AKP Petrus Sandalle, serta Kapolsek Belopa AKP Ralim.
Dengan menggunakan kendaraan AWC Polres Luwu, jajaran kepolisian bersama masyarakat mengalirkan air ke sejumlah petak sawah yang terdampak kekeringan. Kehadiran personel di tengah masyarakat menjadi bentuk respons Polres Luwu terhadap kebutuhan warga yang disampaikan melalui berbagai saluran pengaduan.
Kapolres Luwu AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo mengatakan, Polres Luwu terus berupaya hadir dan memberikan bantuan kepada masyarakat sesuai kebutuhan yang diterima serta kondisi di lapangan.
“Kami selalu berusaha membantu masyarakat sebisa yang kami mampu. Saat ini cukup banyak permintaan bantuan air dari masyarakat di berbagai wilayah. Karena itu, kami terus berupaya memberikan respons dan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah serta stakeholder terkait, termasuk Pemadam Kebakaran dan pihak-pihak lainnya, agar kebutuhan masyarakat dapat ditangani secara bersama-sama,” ujar Kapolres.
Ia menegaskan, setiap keluhan masyarakat yang disampaikan melalui layanan Call Center 110 maupun pesan langsung melalui media sosial Polres Luwu menjadi perhatian dan akan direspons sesuai kondisi serta kemampuan sumber daya yang tersedia.
“Setiap laporan dan keluhan masyarakat yang masuk melalui Call Center 110 maupun media sosial Polres Luwu tentu menjadi perhatian kami. Kami akan berupaya merespons dan menindaklanjutinya sesuai kondisi di lapangan, termasuk dengan membangun koordinasi bersama pihak-pihak terkait agar bantuan dapat diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” lanjut AKBP Andrias.
Menurut Kapolres, penanganan persoalan kekeringan membutuhkan kerja sama seluruh pihak. Oleh karena itu, Polres Luwu tidak hanya berupaya hadir melalui kemampuan dan sarana yang dimiliki, tetapi juga terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder lainnya untuk mencari langkah penanganan yang tepat.
“Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa setiap keluhan yang disampaikan akan menjadi perhatian. Kami akan terus berusaha hadir, memberikan respons, serta bekerja sama dengan seluruh pihak terkait untuk membantu masyarakat dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi,” tegasnya.
Di tengah kondisi kekeringan yang menjadi tantangan bagi para petani, beberapa petak sawah warga di Senga akhirnya berhasil dialiri air dari kendaraan AWC Polres Luwu. Air yang mengalir di antara hamparan persawahan tersebut bukan sekadar bantuan sesaat, tetapi menjadi wujud kehadiran dan kepedulian Polri di tengah masyarakat.
Polres Luwu pun menegaskan komitmennya untuk terus membuka ruang komunikasi bagi masyarakat. Melalui Call Center 110 dan kanal media sosial resmi, masyarakat dapat menyampaikan informasi, keluhan, maupun kebutuhan yang memerlukan perhatian.
Dengan semangat pelayanan dan kolaborasi, Polres Luwu terus berupaya menjawab setiap kebutuhan masyarakat melalui langkah-langkah nyata, koordinasi yang kuat, serta kehadiran personel di lapangan.
Saat sawah mulai mengering, Polres Luwu memilih untuk tidak tinggal diam. Bersama masyarakat dan seluruh pihak terkait, setetes demi setetes air terus diupayakan agar harapan para petani tetap mengalir.






































































