LUWU — Kepolisian Resor (Polres) Luwu terus mengintensifkan langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam meredam potensi konflik antarkelompok pemuda di wilayah Kabupaten Luwu.
Salah satu upaya tersebut dilakukan Satuan Pembinaan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Luwu melalui kegiatan sambang kepada tokoh masyarakat di Desa Seba-Seba, Kecamatan Walenrang Timur, Kabupaten Luwu, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Binmas Polres Luwu AKP Petrus Sandale, didampingi Ps. Kanit Binkamsa Aipda Suhail, S.H. Sambang dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian menyikapi dan mencegah kembali terjadinya konflik antarkelompok yang melibatkan warga Dusun Campur Sari dan Dusun Singgah Sari, Desa Seba-Seba.
Dalam kegiatan tersebut, jajaran Sat Binmas Polres Luwu berdialog bersama sejumlah unsur pemerintahan dan tokoh masyarakat, di antaranya anggota DPRD Sirda, Camat Walenrang Timur Edward Lapu Rura, S.H., M.H., Kepala Dusun Campur Sari Subanri, Ketua BPD Abdurrahman, serta tokoh masyarakat Desa Seba-Seba.
Kasat Binmas Polres Luwu AKP Petrus Sandale menyampaikan pesan-pesan kamtibmas sekaligus mengajak seluruh tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengambil peran dalam meredam situasi serta mencegah terjadinya kembali perkelahian antarkelompok pemuda.
Ia juga mengimbau agar para remaja dan pemuda tidak mudah terprovokasi oleh informasi maupun ajakan yang dapat memicu konflik. Setiap persoalan, kata dia, hendaknya diselesaikan melalui komunikasi yang baik, musyawarah, dan mengedepankan kepentingan bersama.
“Jangan mudah terprovokasi dan jangan menyelesaikan masalah dengan kekerasan. Setiap persoalan sebaiknya diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah. Kedua dusun ini merupakan bagian dari satu masyarakat dan pada dasarnya adalah saudara,” ujar AKP Petrus Sandale.
Menurutnya, menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat. Peran tokoh masyarakat, tokoh pemuda, pemerintah desa, serta keluarga dinilai sangat penting dalam memberikan pemahaman kepada generasi muda agar mampu menahan diri dan tidak terlibat dalam tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Polres Luwu menegaskan akan terus mengedepankan pendekatan preemtif dan preventif melalui komunikasi serta kolaborasi dengan masyarakat sebagai bagian dari upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman, kondusif, dan harmonis.
Melalui sinergi seluruh pihak, diharapkan potensi konflik dapat dicegah sejak dini sehingga masyarakat Desa Seba-Seba, khususnya Dusun Campur Sari dan Dusun Singgah Sari, dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman dalam suasana persaudaraan.







































































