PAREPARE – Kapolres Parepare AKBP Arman Muis, S.H, S.I.K, M.M didampingi Kabag Ops Kompol Burhanuddin, S.H memantau jalannya pengamanan kegiatan Ibadah Natal Bersama (Oikumene) yang di pusatkan di Gereja Toraja Klasis Parepare Jemaat Elim, yang terletak di Jl. Takkalao, Lorong Gereja Kelurahan Bukit Indah, Kecamatan Soreang, Kota Parepare. Rabu (20/12/2023) sore.
Pada kegiatan tersebut dihadiri 250 jemaat dari umat Nasrani Kota Parepare, merayakan Ibadah Natal Bersama. Dengan tema Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera Dibumi (Lukas 2 : 14).
Guna memberikan rasa aman terhadap umat Nasrani Polres Parepare menurunkan 103 personil dan melibatkan 6 personil Jibom dari Yon B Pelopor Brimobda Polda Sulsel.
Kapolres Parepare AKBP Arman Muis turun langsung melakukan pengecekkan sejumlah personel di lokasi (Gereja Toraja) serta memantau keadaan di sekitar Geraja Toraja. Bahkan ia duduk bersama warga jemaat yang berada di halaman Gereja Toraja tersebut.
Informasi yang di peroleh dari Humas Polres Parepare, AKBP. Arman Muis melakukan pemantauan pengamaman giat ibadah Natal di sejumlah gereja yang ada di Kota Parepare.
Diketahui sebelumnya, dalam rangka mengamankan Perayaan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024, Polres Parepare bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Kota Parepare, menyiapkan 450 personil gabungan. Hal ini di benarkan oleh Kapolres Parepare.
“Terkait Pengamanan Nataru tahun ini, Polres Parepare bersinergi dengan TNI dan Pemerintah Kota Parepare, dengan melibatkan 450 personil Pengamanan Gabungan, kita dirikan 1 Pos Pelayanan yang terletak di depan Kantor Pos, 1 Pos Pengamanan di wilayah soreang dan 1 Pos Pengamanan di wilayah Lapadde”, Kata Arman Muis membenarkan.
Sehubungan dengan kehadirannya melakukan pemantauan di Gereja Toraja Takkalao, Kapolres memberikan penjelasan bahwa, Kehadiran Pimpinan di tengah anggota yang sedang bertugas, itu dampaknya akan menambah semangat dari anggota, itu yang pertama, dan dampaknya bagi jemaat adalah jemaat akan merasa lebih tenang, lebih nyaman beribadah dan lebih merasa dekat dengan polisi.