Luwu Timur – Memasuki hari ke-3 pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026, Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Luwu Timur terus mengintensifkan kegiatan pengaturan arus lalu lintas guna memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran bagi seluruh pengguna jalan.
Kegiatan diawali dengan pengaturan lalu lintas di sejumlah titik rawan kepadatan sebagai bentuk pelayanan prima Polri kepada masyarakat. Langkah ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kecelakaan serta menciptakan situasi lalu lintas yang tertib dan kondusif di wilayah hukum Polres Luwu Timur.
Tidak hanya berfokus pada penindakan dan pengaturan, Sat Lantas juga melaksanakan edukasi keselamatan berlalu lintas sejak usia dini melalui kegiatan pengenalan fungsi kepolisian lalu lintas kepada anak-anak Taman Kanak-Kanak (TK). Edukasi ini bertujuan menanamkan kesadaran tertib berlalu lintas serta membangun kedekatan emosional antara Polri dan generasi muda sejak dini.
Sebagai rangkaian penutup kegiatan hari ini, personel Sat Lantas memberikan sosialisasi tertib berlalu lintas kepada masyarakat dan para pengemudi mobil pick up di Desa Rakawali, Kecamatan Malili. Sosialisasi tersebut menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta kewaspadaan dalam berkendara guna menekan angka pelanggaran dan kecelakaan.
Kasat Lantas Polres Luwu Timur menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Pallawa 2026 tidak semata berorientasi pada penegakan hukum, tetapi lebih mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif.
“Melalui kegiatan pengaturan, edukasi kepada anak-anak, serta sosialisasi langsung kepada masyarakat dan pengemudi, kami berharap kesadaran kolektif untuk tertib berlalu lintas semakin meningkat. Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab bersama, dan Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Pallawa 2026 secara berkelanjutan, diharapkan tercipta budaya berlalu lintas yang disiplin serta menurunnya angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Luwu Timur.









































































